Solusi Hemat Penyemprotan: Bebas Tercuci Hujan & Tembus Hama Berkulit Lilin
Penyemprotan pestisida maupun pupuk cair sering kali menjadi sia-sia dan membuang biaya akibat butiran semprot menetes jatuh (runoff) dari daun atau langsung luntur tersapu air hujan. AERO 810 NASA hadir sebagai bahan perata, perekat, dan pembasah non-ionik berkualitas tinggi yang diformulasikan khusus untuk meningkatkan efisiensi dan daya jangkau setiap aktivitas penyemprotan di lahan Anda.
Mengandung bahan aktif Sodium lauryl ether sulfate 27%, AERO 810 NASA bekerja menurunkan tegangan permukaan air. Hal ini membuat butiran semprot menyebar merata membentuk lapisan tipis di seluruh permukaan daun (termasuk daun berbulu atau berlapis lilin) serta menembus lapisan pelindung hama. Produk ini bersifat biodegradable (mudah terurai secara alami), rendah busa, dan tidak merusak lingkungan.
Keunggulan & Manfaat Utama AERO 810 NASA
- Melekatkan & Meratakan Larutan Semprot: Memastikan butiran pupuk, fungisida, insektisida, maupun herbisida menempel kuat dan merata di seluruh permukaan daun tanpa mengumpul jadi tetesan besar yang mudah jatuh.
- Tahan Terpaan & Cucian Hujan: Mencegah racun dan nutrisi tanaman luntur akibat guyuran air hujan atau embun tebal pasca penyemprotan.
- Menembus Hama Berlapisan Lilin & Perisai: Mengikis lapisan lilin/serbuk putih pada kutu-kutuan (seperti Kutu Kebul, Kutu Kupu, dan Kutu Perisai) sehingga racun insektisida langsung mengenai tubuh hama sasaran.
- Menghemat Biaya Obat & Pupuk: Penyerapan nutrisi dan racun menjadi lebih cepat dan maksimal, sehingga penggunaan dosis pestisida/pupuk cair dapat dihemat.
- Rendah Busa & Ramah Lingkungan (Biodegradable): Tidak menimbulkan banyak buih saat dicampur dalam tangki dan dapat terurai secara alami di tanah tanpa menimbulkan pencemaran.
- Merawat Alat Semprot: Membantu membersihkan sisa endapan dalam tangki serta mencegah terjadinya penyumbatan pada nosel (nozzle) semprot.
Masalah Pertanian yang Dapat Diatasi
- Hasil Semprot Luntur Tercuci Hujan: Hujan turun beberapa saat setelah penyemprotan yang menyebabkan pupuk/pestisida terbuang sia-sia.
- Cairan Membal dari Permukaan Daun: Daun tanaman tertentu (seperti talas, kubis, bawang) memiliki lapisan lilin alami yang membuat air semprotan membal dan jatuh ke tanah.
- Hama Sulit Mati Terlindungi Lapisan Lilin/Lendir: Kutu kebul, kutu putih, dan ulat bertubuh licin yang kebal terhadap racun biasa karena racun tidak mampu menempel.
- Pemborosan Dosis & Biaya Pemeliharaan: Harus menyemprot berulang kali akibat penyerapan bahan aktif yang tidak efektif.
- Nosel Tangki Semprot Sering Tersumbat: Kerak racun dan pupuk yang mengendap di dalam tangki semprot.
Cocok Untuk Berbagai Komoditas & Bahan Campuran
- Campuran Bahan Semprot: Fungisida, Insektisida, Herbisida, Akarisida, ZPT/Hormon, serta Pupuk Cair (POC NASA, Greenstar, Hormonik, dll.).
- Tanaman Pangan & Palawija: Padi, jagung, kedelai, kacang tanah.
- Hortikultura & Sayuran: Bawang merah, cabai, tomat, kubis, melon, semangka, terong, kentang.
- Tanaman Perkebunan & Buah: Kelapa sawit, kakao, kopi, karet, jeruk, mangga, durian, alpukat.
Cara Aplikasi & Dosis Penggunaan AERO 810 NASA
A. Dosis Penggunaan Standar
- Dosis Per Liter Air: Gunakan 0,2 – 0,4 cc AERO 810 per 1 Liter air.
- Dosis Per Tangki Semprot (14 – 17 Liter): Cukup gunakan ½ tutup botol (± 5 cc) AERO 810 per tangki semprot.
B. Urutan Pencampuran Dalam Tangki
- Isi tangki semprot dengan air secukupnya.
- Masukkan pupuk cair atau pestisida (fungisida/insektisida) sesuai dosis operasional, lalu aduk hingga merata.
- Tuangkan AERO 810 NASA sesuai dosis (½ tutup per tangki) sebagai langkah terakhir, lalu aduk kembali hingga larut sempurna.
C. Cakupan Lahan
- Kemasan 1 Liter AERO 810 sangat ekonomis dan cukup untuk memenuhi kebutuhan semprot lahan seluas ± 5 hingga 6 Hektar.
Petunjuk Takaran: 1 tutup botol AERO 810 = ± 10 cc
Pertanyaan Umum (FAQ)
- Apakah AERO 810 NASA menghasilkan banyak busa saat dicampur?
Tidak. AERO 810 diformulasikan khusus dengan karakteristik rendah busa (low foaming) sehingga tidak akan meluap keluar tangki atau menyulitkan proses pengisian air. - Kapan waktu yang paling tepat menggunakan AERO 810 NASA?
AERO 810 sangat dianjurkan digunakan pada setiap aplikasi penyemprotan, terutama saat musim hujan, aplikasi pada tanaman berlapis lilin (seperti bawang & kubis), atau saat membasmi hama berperisai/berbulu. - Apakah AERO 810 merusak daun tanaman jika dipakai terus-menerus?
Sangat aman. AERO 810 dibuat dari bahan yang ramah lingkungan (biodegradable) dan tidak menimbulkan efek terbakar pada jaringan daun selama digunakan sesuai dosis anjuran. - Berapa hemat penggunaan AERO 810 untuk skala hektaran?
Sangat hemat. Cukup dengan 1 botol ukuran 1 Liter AERO 810, Anda sudah bisa mengover luasan lahan pertanian hingga 5–6 Hektar.
Dapatkan AERO 810 NASA Original Sekarang!
Maksimalkan efektivitas pupuk dan pestisida Anda, cegah pemborosan akibat cuci hujan, dan basmi hama berlapis lilin secara tuntas.




